Pembelajaran Keterampilan Membuat Jepit Rambut


Puji Syukur Alhamdulillah kepada Tuhan Yang Mahaesa Allah SWT yang telah melimpahkan kasih sayang kepada kita semua. Sholawat serta salam tetap tercurah kepada Rasulullah SAW.

Esensi dari kegiatan pendidikan di sekolah adalah mengembangkan potensi yang dimiliki anak sehingga potensi tersebut dapat digunakan sebagai bekal dalam menjalani hidup setelah anak tamat sekolah. Oleh karena itu, anak mendapatkan pembelajaran keterampilan sesuai dengan kondisi anak. Selain kegiatan keterampilan produktif bagi ABK jenjang SMALB, pada jenjang SD anak juga telah diperkenalkan dengan keterampilan-keterampilan sederhana, salah satunya adalah keterampilan membuat jepit rambut. Keterampilan membuat jepit rambut ini dilaksanakan pada kelas tunagrahita ringan. Proses membuat jepit rambut ini hampir sama dengan kegiatan membuat bros dan manik-manik, yang berbeda adalah produk akhirnya.


Pada pembelajaran ini, anak belajar mengelem dan menyatukan bahan menjadi penjepit rambut. Selanjutnya anak belajar mengemas kedalam kemasan plastik serta memberi label. Kemampuan anak yang berbeda-beda serta kondisi awal anak yang baru tahap awal belajar menghasilkan jepitan rambut yang berbeda-beda pula. Ada anak yang sudah mulai luwes sehingga produknya lumayan bagus, dan ada pula yang masih kaku dan kesulitan sehingga produknya pun belum rapi. Hal ini senada dengan yang Amin tulis dalam buku Ortopedagogik Anak Tunagrahita bahwa kondisi lebih khusus pada ABK dengan kemampuan mental rendah (anak tunagrahita), membutuhkan waktu lebih lama untuk belajar keterampilan dan hanya dapat  menyelesaikan  satu  atau  dua  bagian  untuk  satu  jenis  produk. Adanya tantangan ini menambah semangat pendidik untuk mengajarkan materi keterampilan membuat jepit rambut kepada para ABK. Pendidik selanjutnya membagi tugas pada masing-masing anak, ada yang tugasnya hanya mengelem, ada yang menyatukan, ada yang mengemas, dan itu dilaksanakan sesuai dengan kemampuan anak.

Koordinator keterampilan, Ibu Sri Kusmiyati, S.Pd menyampaikan bahwa melalui kegiatan keterampilan membuat jepit rambut ini, memang bukan semata-mata hasil yang ingin dikejar, melainkan anak dapat menikmati prosesnya, anak dapat bekerjasama dengan baik dan anak merasa enjoy dengan masing-masing yang mereka kerjakan. Pembelajaran keterampilan membuat jepit rambut untuk jenjang SD ini sebatas sarana, tujuan yang hendak dicapai adalah penanaman nilai tentang kerjasama, ketekunan dan seni menikmati proses pekerjaan. Hasil pekerjaan anak selanjutnya dijual saat pameran kegiatan SLB, saat kegiatan sosialisasi SLB dan berbagai kegiatan yang dilaksanakan antar sekolah. Alhamdulillah…

(agz)



Share on Google Plus

About SLB Bhakti Pertiwi

SLB Bhakti Pertiwi adalah tempat belajar dan mengembangkan diri bagi Anak-Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Sekolah ini berada dibawah naungan LP Ma'arif NU DIY dan Dinas Dikpora DIY. Sekolah terletak di Bokoharjo, Prambanan, Sleman, DIY. Visi sekolah adalah terciptanya ABK yang taqwa, terampil, mandiri, dan mampu bersosialisasi dengan lingkungan.

0 coment�rios :