Siswa SLB Bhakti Pertiwi Mengikuti Pelatihan Menjahit


        Program PUPM (Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat) Kecamatan Prambanan bekerja sama dengan  BLK Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sleman, menyelenggarakan kegiatan pelatihan noninstitusional bagi penyandang disabilitas.  Kegiatan tersebut diselenggarakan atas dana APBD tahun 2019. Pelatihan tersebut dilaksanakan di Kecamatan Prambanan. Pelatihan tidak bisa diikuti oleh warga selain dari wilayah Prambanan, karena pelatihan sekarang merupakan program kecamatan usulan PPDI atau Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia Kecamatan Prambanan. Seluruh warga penyandang disabilitas di lingkungan Prambanan diharapkan untuk mengikuti pelatihan tersebut. Ternyata terdapat beberapa warga yang bertempat tinggal di dataran tinggi dan tidak ada yang mengantar jemput sehingga anak SLB disarankan untuk mengikuti pelatihan. 

        Pembukaan pelatihan dilaksanakan pada hari Senin, 1 Juli 2019 di Kecamatan Prambanan. Pembukaan dibuka oleh Bapak Bandiyo. Pelatihan kali ini termasuk subkejuruan yaitu menjahit pakaian, bordir, tata boga, dan tata rias. Beberapa siswa dan alumni dari SLB Bhakti Pertiwi mengikuti pelatihan menjahit pakaian. Pelatihan tersebut dilaksanakan selama 30 hari dimulai pada tanggal 1 Juli 2019 dari pukul 08.00 sampai 14.00 WIB. 

        Siswa SLB Bhakti Pertiwi sebelumnya pernah mengikuti pelatihan tata boga. Pada tahun ini mengikuti pelatihan menjahit. Adanya pelatihan menjahit ini diharapkan para penyandang disabilitas khususnya siswa SLB Bhakti Pertiwi dapat menambah keterampilan dalam bidang jahit. 



Share on Google Plus

About SLB Bhakti Pertiwi

SLB Bhakti Pertiwi adalah tempat belajar dan mengembangkan diri bagi Anak-Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Sekolah ini berada dibawah naungan LP Ma'arif NU DIY dan Dinas Dikpora DIY. Sekolah terletak di Bokoharjo, Prambanan, Sleman, DIY. Visi sekolah adalah terciptanya ABK yang taqwa, terampil, mandiri, dan mampu bersosialisasi dengan lingkungan.

0 coment�rios :