Olimpiade Olahraga Siswa Tunagrahita 2019

Pada hari ini, Rabu, 20 Februari 2019 telah dilaksanakan Olimpiade Olahraga Siswa Tunagrahita (O2STG). Kegiatan ini dilaksanakan di SLB Wiyata Dharma 3 Minomartani Sleman. Kegiatan dibuka dengan upacara pembukaan pada pukul 07.30 WIB. Setelah upacara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan lomba. Para peserta segera menuju arena masing-masing cabang lomba. Cabang atletik, sepak bola, dan bola bocce dilaksanakan di Lapangan Desa Minomartani, sedangkan bulutangkis dilaksanakan di Balai Desa Sinduharjo Gentan. Lapangan SMK Bina Harapan dilaksanakan untuk cabang lomba bola basket, sedangkan renang dilaksanakan di kolam renang Tirtosari. Terakhir, cabang tenis meja dilaksanakan di gedung SLB Wiyata Dharma 3.

Pada kesempatan ini, SLB Bhakti Pertiwi mengirimkan beberapa atlet diantaranya lari 50, 100, dan 200 meter, bola bocce, renang, dan sepakbola. Untuk pertandingan bola bocce, sesi pertama dimulai dari atlet laki-laki. Sean adalah peserta dari SLB Bhakti Pertiwi. Hal menarik yang terjadi pada sesi ini adalah pada saat pertandingan pertama, Sean terlihat masih semangat dan lemparan bola nya pun cukup bagus dan sean menang 2-0 di ronde pertama. Namun untuk ronde berikutnya, mungkin dikarenakan waktu dan cuaca juga yg semakin panas, jadi Sean tidak terkendali dalam melempar bola. Bola dilempar melambung dan keluar lapangan bocce. Di ronde kedua Sean kalah dengan skor 2-0. Vena adalah peserta bocce putri, pada saat latihan di sekolah cukup bagus penampilannya, tetapi ketika di pertandingan, semangatnya sangat kurang sekali, melempar bolanya pun tidak fokus dan akhirnya kalah dengan skor 2-0. Ternyata anak tersebut sedang kurang vit, sedang siklus bulanan, sehingga mempengaruhi mood.

Pertandingan yang lain adalah atletik lari. Aji, mendapatkan catatan waktu tercepat pada cabang lari 100 meter. Pada lari 200 meter, Hendi Susanto juga mendapatkan catatan waktu tercepat. Hal yang menarik terjadi pada lari 200 meter ini adalah perbedaan fisik antar peserta. Hendi memiliki fisik yang tidak terlalu tinggi, dibandingkan rivalnya, tingginya hanya sebatas ketiak. Ketika lari 100 meter pertama, Hendi tertinggal lumayan jauh, namun ketika putaran 100 meter kedua, stamina rivalnya mulai menurun, akhirnya hendi dapat menyusul dengan hasil yang signifikan. Catatan waktunya 31.03 detik. Alhamdulillah, pengalaman hari ini menjadi ajang refreshing sekaligus silaturahmi antarteman dari sekolah lain. SLB, Bisa Mandiri!

Laporan: Nofriana Pratiwi
 

Vena beraksi


 
Share on Google Plus

About SLB Bhakti Pertiwi

SLB Bhakti Pertiwi adalah tempat belajar dan mengembangkan diri bagi Anak-Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Sekolah ini berada dibawah naungan LP Ma'arif NU DIY dan Dinas Dikpora DIY. Sekolah terletak di Bokoharjo, Prambanan, Sleman, DIY. Visi sekolah adalah terciptanya ABK yang taqwa, terampil, mandiri, dan mampu bersosialisasi dengan lingkungan.

0 coment�rios :