Peringatan Hari Kartini

Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Tuhan Yang Mahaesa Allah SWT atas karunia yang diberikan-Nya kepada kita semua.
Dalam rangka memperingati hari Kartini Tahun 2014, SLB Bhakti Pertiwi mengadakan lomba memasak bagi guru dan jalan-jalan ke rumah Dom 'Teletubies' bagi siswa. Acara ini melibatkan semua siswa, seluruh guru dan karyawan serta orang tua siswa. 
Bapak juga bisa marut kelapa, Nak. Great \^_^/
Acara yang pertama adalah lomba memasak. Lomba memasak diikuti oleh guru dan karyawan SLB Bhakti Pertiwi yang terbagi menjadi 4 kelompok dimana per kelompok terdiri dari 4-5 anggota. Sedangkan sebagai juri adalah Bapak kepala sekolah, Ibu Rusmiyatun dan dari orang tua siswa yaitu Ibu Kastyaningsih dan Ibu Nia. 
Tema memasak kali ini adalah 'serba singkong'. Ketentuannya yaitu setiap kelompok membuat satu jenis makanan yang bahan utamanya berupa singkong. Makanan diolah dengan bahan-bahan pelengkap lain dengan anggaran maksimal sepuluh ribu rupiah. Kriteria yang dinilai adalah rasa makanan, cara penyajian, kekompakan anggota, dan ketepatan waktu.
Juri (seragam PGRI) berkeliling sambil sesekali mencatat.


Kelompok satu yaitu kelompok Terate, beranggotakan Ibu Sri Purwanti, Ibu Sri Puji, Bapak Haji Son dan Bapak Agus. Nama masakan yang diolah adalah Puding manik-manik ubi kayu.
Kelompok dua yaitu kelompok Menur, beranggotakan Ibu Sudarmi, Ibu Yuliati, Bapak Heri Suyanto dan Bapak Sugeng Subari. Nama masakan yang diolah adalah Kluwo Singkong.
Kelompok tiga yaitu kelompok Mawar, beranggotakan Ibu Isti, Pak Mardi, Pak Wijiyono dan Pak Makin. Nama masakan yang diolah adalah kue talam rasa pandan.
Kelompok terakhir yaitu kelompok Melati, beranggotakan Bapak Rudianto, Ibu Kusmiyati, Ibu Fillastuti dan Ibu Kusumawati. Nama masakan yang diolah adalah kue sawut sarang burung.
Anak-anak ramai ikut menyaksikan

Pukul 08.00 WIB bel pembukaan dibunyikan. Semua peserta melaksanakan job masing-masing. Bapak-bapak mencuci singkong, mengupas dan ada yang memarutnya. Sedangkan ibu-ibu menyiapkan bumbu dan kelengkapannya. Masing-masing bapak/ibu guru begitu asyik dan sibuk dengan bagian pekerjaannya mengingat waktu yang diberikan hanya dua jam kurang tiga puluh menit. Sesekali gelak tawa terdengar diantara peserta, dan anak-anak pun begitu antusias dan tertarik menyaksikan bapak/ibu guru memasak, bahkan sebagian siswa menyela-nyela ingin ikut membantu memasak. Sementara itu, para juri berkeliling menyaksikan proses memasak sambil sesekali menatap secarik kertas yang dibawanya sambil menggoreskan spidol. Waktu tersisa dua puluh menit, sebagian kelompok sudah menghias-hias piring dan mejanya, sebagian lagi masih sibuk dengan kompor dan alat memasaknya. Beberapa saat kemudian, Teeeet !!!!, terdengar bunyi bel menandakan waktu telah habis. Semua kelompok telah menyelesaikan tugasnya, dan dewan juri menilai satu persatu hasil masakan. 
Keempat juri mengumpulkan hasil penilaian masing-masing untuk di rekap. Akhirnya berdasarkan rekapitulasi nilai keempat juri, nilai tertinggi adalah kelompok Menur dengan kluwo singkongnya, tertinggi kedua adalah kelompok melati dengan kue sawut sarang singkongnya, ketiga adalah kelompok terate dengan puding manik-manik ubi kayunya dan terakhir adalah kelompok mawar dengan kue talam rasa pandannya.
Tepuk tangan menghiasi pengumuman nilai juri tersebut dan acara memasak diakhiri dengan menyantap hasil masakan. Anak-anak pun dengan senang ikut mencicipi karya bapak/ibu gurunya.
"Ya, acara ini merupakan bagian dari peringatan hari Kartini dan bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan, kekompakan dan persatuan seluruh warga sekolah." kata Bapak Ngatna M.Pd, kepala SLB Bhakti Pertiwi. (agz)
Hore, guruku pintar memasak.
Juri mengamati proses memasak
Jangan gosong ya, Pak...
Kolaborasi yang apik.
Pak Heri di rumah juga sering memasak
Senyum itu ibadah.
Mencetak adonan kue.




Kue Sawut Sarang Burung
Kue Talam Rasa Pandan

Puding Manik-manik Ubi Kayu
Kluwo Singkong


Juri Menilai Hasil Akhir

Juri Menilai Hasil Akhir

Juri Menilai Hasil Akhir

Pengumuman hasil lomba




The Winner
Runner Up





















Juara III


Juara IV
Bersambung...
Share on Google Plus

About SLB Bhakti Pertiwi

SLB Bhakti Pertiwi adalah tempat belajar dan mengembangkan diri bagi Anak-Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Sekolah ini berada dibawah naungan LP Ma'arif NU DIY dan Dinas Dikpora DIY. Sekolah terletak di Bokoharjo, Prambanan, Sleman, DIY. Visi sekolah adalah terciptanya ABK yang taqwa, terampil, mandiri, dan mampu bersosialisasi dengan lingkungan.

1 coment�rios :

Anonymous said...

Artikelnya bermanfaat