Halal Bi Halal SLB Bhakti Pertiwi 2013

Assalamu'alaikum Wr Wb
Alhamdulillahirobbil'alamin.
Taqoballohu minna waminkum, semoga Allah SWT menerima ibadahku dan ibadahmu. Sholawat serta salam semoga tercurah pada Baginda Rosulullah Muhammad SAW. Salam cinta kita kepada para guru, habaib, ulama-ulama, para ustadz yang senantiasa mengingatkan kita pada Allah.
Setelah bulan penuh Rahmat berlalu, maka bulan Syawal datang menyambut. Syawal artinya meningkat. Dibulan ini diharapkan kita semua mengalami peningkatan dalam segala aspek. 
Dalam tradisi Indonesia, ada suatu tradisi bulan Syawal yang masih terjaga sampai saat ini yaitu tradisi Halal bi Halal. Halal bi Halal adalah suatu bentuk ungkapan khusus pada waktu dan tempat tertentu sebagai pengganti dari kata Silaturahim pada kedua hari raya islam yang telah membudaya di beberapa Negara di Asia Tenggara khusnya Indonesia. Jika kita kembali pada sejarah Islam, sejak zaman Rasulullah SAW, sahabat, para tabi’in bahkan hingga saat ini, maka kita tidak akan mendapatkan istilah Halal bi Halal kecuali Silaturahim. Istilah Halal bi Halal ini berasal dari bahasa Arab yang berarti “Halal dengan yang halal” atau “sama-sama saling menghalalkan” atau kadang pula diartikan dengan “saling maaf memaafkan/saling menghalalkan dosa masing-masing”. 
Dalam momen Syawal tahun ini, SLB Bhakti Pertiwi menyelenggarakan kegiatan Halal bi Halal yang bertempat di rumah Bapak Kepala SLB Bhakti Pertiwi Bapak Ngatna, M.Pd. Acara ini dihadiri oleh seluruh guru dan karyawan SLB Bhakti Pertiwi beserta keluarga. Selain itu, kerabat sekitar tuan rumah juga turut diundang seperti bapak RT, RW dan tokoh masyarakat lainnya. Acara diselenggarakan pada hari Rabu, 14 Agustus 2013 dan dimulai pukul 10.00 WIB. Dengan dibacanya Basmalah bersama-sama, maka acara resmi dibuka. 


Setelah dibukanya acara ini, maka agar acara dapat lancar dan mendapat berkah dari Allah SWT, dilaksanakan pembacaan Kalam Ilahi oleh Bapak Makinudin, M.Pd. Dalam kesempatan ini beliau membacakan Surat Ali-Imran ayat 133-140 yang mengandung ajakan untuk saling memaafkan kesalahan orang dan berbuat kebaikan. Setelah pembacaan ayat suci Alqur'an, maka diteruskan dengan sambutan dari tuan rumah. Dalam sesi ini beliau menyampaikan salam untuk semua, sekaligus menyambut kedatangan para rawuh dengan suka cita, sekaligus permohonan maaf apabila selama ini terdapat kesalahan yang disengaja ataupun tidak disengaja, yang dhohir/nampak maupun yang bathin/dalam hati. Setelah sambutan disampaikan, maka acara yang selanjutnya adalah Pengucapan Ikrar Syawalan. 

Ikrar Syawalan artinya suatu pernyataan yang mengandung maksud dari acara Syawalan/Halal bi Halal. Dalam acara ini dipimpin oleh Sdr. Agus Tri Yuniawan dan kemudian diikuti oleh seluruh hadirin. Dalam ikrar ini, seluruh guru dan karyawan SLB Bhakti Pertiwi dan juga seluruh yang hadir saling memberi dan meminta maaf, baik yang tua ataupun yang muda, dalam hubungan kekeluargaan sampai kedinasan. Setelah ikrar selesai diucapkan, tiba saatnya penyampaian tausiyah/pesan nasehat yang disampaikan oleh Ustadz Ngadimin. 
Dalam kesempatan ini, beliau menyampaikan tentang pentingnya menyambung dan menjaga silaturahim/hubungan kasih sayang.
"...Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim..." (Annisa : 1). 
Selain itu, pesan penting yang disampaikan ustadz kepada hadirin adalah mengingatkan bahwa tugas sebagai guru adalah merupakan AMANAT yang diberikan Tuhan YME Allah SWT. Bahwa sebelum melaksanakan tugasnya, seorang guru telah mengucapkan janjinya dalam sebuah sumpah jabatan, dan itu merupakan tugasnya untuk menjaga amanat tersebut. Sebagaimana firman Allah 
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui." (Al'Anfal:27). 
Jadi, marilah kita sebagai guru menegakkan amanat ini sebaik-baiknya dengan niatan lillahi ta'ala/ niat karena Tuhan saja dan demi mendidik dan mengajar anak-anak generasi penerus bangsa, tidak lain dan tidak bukan adalah tugas kita sebagai Guru. Pernah kita ingat bahwasanya setelah Jepang luluh lantah porak poranda setelah dibom atom oleh sekutu, maka sang kaisar kala itu tidak menghitung-hitung berapa besar kerusakan, tidak menghitung-hitung berapa tentara yang tewas, tidak menghitung-hitung berapa sisa kekuatan militer yang tersisa, tetapi sang kaisar menghitung berapa jumlah guru yang masih tersisa.
Semoga setelah momen lebaran ini, yang juga bersamaan dengan Hari Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini, kita selalu ingat dan menegakkan amanat kita sebagai manusia pribadi, sebagai guru SLB Bhakti Pertiwi dan sekaligus sebagai warga negara Indonesia dengan selalu menjalankan tugas dan kewajiban dengan baik, ikhlas dan sungguh-sungguh, untuk mewujudkan Visi SLB Bhakti Pertiwi yaitu "Terwujudnya anak berkebutuhan khusus yang Taqwa, Terampil, Mandiri dan mampu Bersosialisasi dengan lingkungan". Dan semoga setiap tahun semakin baik. Acara pun diakhiri dengan pembacaan doa oleh Al Ustadz Bapak Ngadimin.

Tidak lupa juga sebelum tulisan ini ditutup, amanat dari Keluarga Besar SLB Bhakti Pertiwi untuk juga disampaikan melalui media ini, kami mengucapkan Selamat Idul Fitri kepada semua pihak, kepada segenap pengurus Lembaga Pendidikan Ma'arif Nahdatul Ulama DIY, kepada segenap jajaran Dinas DIKPORA DIY, kepada seluruh Guru SLB beserta karyawan, dari kepala sekolah sampai tukang kebun dan penjaga sekolah, kami mengucapkan Taqoballohu minna waminkum, Mohon maaf lahir dan bathin.
Wassalamu'alaikum Wr Wb

Share on Google Plus

About SLB Bhakti Pertiwi

SLB Bhakti Pertiwi adalah tempat belajar dan mengembangkan diri bagi Anak-Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Sekolah ini berada dibawah naungan LP Ma'arif NU DIY dan Dinas Dikpora DIY. Sekolah terletak di Bokoharjo, Prambanan, Sleman, DIY. Visi sekolah adalah terciptanya ABK yang taqwa, terampil, mandiri, dan mampu bersosialisasi dengan lingkungan.

0 coment�rios :