72 Tahun Indonesia Merdeka, Perkuat Pilar Kebangsaan

Alhamdulillah, wasshollatu wassalamu 'ala rosulillah.

72 tahun berlalu sejak diproklamirkannya kemerdekaan Indonesia. Maka jika meminjam istilah yang telah banyak orang tulis, bahwa 72 tahun bukan usia yang muda lagi. Indonesia adalah negri tempat bernaungnya 260 juta insan, dari bayi sampai lansia. Sudah barang tentu wajib menjaga tempat bernaung ini sehingga nyaman dan aman untuk mengabdi kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. 

Supaya aman dan nyaman, sebagai warga negara yang menjunjung tinggi aturan, maka tiang-tiang negara perlu dirawat, dijaga, diperhatikan betul, agar kokoh menyangga negeri ini. Tiang-tiang tersebut adalah pilar kebangsaan. Masih ingat dengan pilar kebangsaan yang berjumlah empat? 4 pilar tersebut adalah PBNU. 

P = Pancasila
B = Bhinneka Tunggal Ika
N = NKRI
U = UUD 1945

4 pilar ini semestinya dimengerti oleh kita sebagai bangsa Indonesia. 

Apa manfaatnya kita mengetahui ini? 

Manfaatnya adalah kita semakin sadar bahwa mempertahankan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) ini adalah tanggungjawab masing-masing dari kita. 

Para penjajah memang sudah pergi jauh dari Nusantara. Tetapi hasrat-hasrat untuk menguasai negeri ini selalu mengintai bahkan ada di sekitar kita. Ibarat jaringan internet yang terus berkembang, misi 3G mereka kini juga berevolusi. 

Gold, mengumpulkan rempah-rempah? Bukan lagi!, tetapi menguasai ekonomi umat melalui transaksi-transaksi ribawi yang menyesatkan. 

Glory, ekspansi wilayah jajahan? Bukan lagi!! Tetapi menyebarluaskan pemikiran-pemikiran liberal, bak virus yang meracuni pikiran generasi bangsa secara perlahan melalui berbagai media yang kini mereka kuasai. 

Gospel, "misi suci" agama. Mengajak orang mengikuti kepercayaan mereka secara terang-terangan? Bukan lagi!!! Tetapi menyelipkan simbol-simbol yang menandakan eksistensi mereka di berbagai tempat. 

Mereka bersembunyi di keramaian, menyebarkan pemahaman-pemahaman yang menyimpang, dan menjadikan Islam sebagai musuh bersama. Jumlah mereka sedikit, sehingga berusaha menghancurkan umat dari dalam. Mereka mengadu domba sesama orang yang beriman. Kejayaan di dunia adalah goal mereka. 

72 tahun Indonesia merdeka. Semoga kita umat yang mengaku beriman kepada Rabb yang Mahaesa ini semakin rukun. 

Jaga anak-anak kita, lindungi keluarga kita, sayangi dan doakan tetangga-tetangga dekat maupun tetangga jauh kita. Semoga Indonesia semakin jaya. 

17 Agustus 1945- 17 Agustus 2017

                    ⭐
          ⭐  ⭐  ⭐  ⭐
       ⭐    ⭐    ⭐    ⭐ 

Sumber Gambar: news.okezone.com
Share on Google Plus

About SLB Bhakti Pertiwi

SLB Bhakti Pertiwi adalah tempat belajar dan mengembangkan diri bagi Anak-Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Sekolah ini berada dibawah naungan LP Ma'arif NU DIY dan Dinas Dikpora DIY. Sekolah terletak di Bokoharjo, Prambanan, Sleman, DIY. Visi sekolah adalah terciptanya ABK yang taqwa, terampil, mandiri, dan mampu bersosialisasi dengan lingkungan.

0 coment�rios :